Instalasi Laravel & Setup Environment Database
Modul 01
"Memulai Langkah Pertama: From Zero to CRUD Ready"
Framework PHP modern tidak sekadar menyediakan *routing* dan *controller*. Laravel menawarkan ekosistem yang luar biasa membantu Developer Experience (DX) dari proses inisialisasi hingga *deployment* ke *production*.
Analogi Singkat: Bayangkan Anda ingin membangun rumah (Aplikasi). PHP Native ibarat Anda harus menebang pohon sendiri, membuat semen sendiri, lalu merakitnya. Laravel adalah *Developer Perumahan* yang sudah menyiapkan fondasi, dinding kokoh, sistem listrik (routing), dan keamanan ganda (security middleware). Anda tinggal fokus mendesain interior (fitur/logic aplikasi).
# Persiapan Amunisi (Prerequisites)
Sebelum mengetikkan baris perintah pertama, pastikan *environment* lokal Anda sudah mendukung teknologi yang dibutuhkan oleh Laravel versi terbaru. Silakan unduh melalui *link* di bawah ini jika belum memilikinya.
XAMPP / Laragon
Alternatif Herd. Sudah termasuk PHP + MySQL/MariaDB (Database) + phpMyAdmin.
Unduh XAMPPLAB: Scaffolding & Configuration
01 Instalasi Project
Buka terminal Anda, arahkan ke folder workspace Anda (misal
htdocs atau folder proyek khusus), lalu jalankan perintah sakti ini:
# Download & Install Laravel
composer create-project laravel/laravel belajar-crud
# Masuk ke folder project
cd belajar-crud
02 Kenali Anatomi Folder
Setelah instalasi selesai, jangan panik melihat banyaknya folder. Anda hanya perlu fokus pada 4 folder utama ini sebagai permulaan:
- /app Otak aplikasi. Tempat Anda menaruh Model (penghubung DB) dan Controller (logic pemroses).
-
/routes
Peta jalan aplikasi. File
web.phpdi sini mengatur jika user membuka URL X, halaman apa yang harus ditampilkan. -
/resources
Wajah aplikasi. Tempat menyimpan file HTML/Views (berekstensi
.blade.php) dan aset CSS/JS mentah. - .env Jantung rahasia. File (bukan folder) ini menyimpan *password* database, kunci API, dan konfigurasi environment.
03 Sambungkan ke Database
Buat database kosong di phpMyAdmin atau TablePlus dengan nama
db_belajar_crud. Lalu buka file .env
dan sesuaikan isinya:
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=db_belajar_crud
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD= # kosongkan jika pakai xampp default
04 Nyalakan Mesin!
Pastikan terminal Anda berada di dalam folder
belajar-crud, lalu ketik perintah artisan ini untuk menyalakan server
lokal:
php artisan serve
Buka browser dan ketikkan http://localhost:8000 atau
http://127.0.0.1:8000. Jika muncul halaman selamat datang Laravel, selamat!
Anda siap tempur.
File .env
TIDAK BOLEH di-commit ke Git/GitHub karena mengandung rahasia penting (sudah
di-ignore oleh Laravel secara default). Jika tim Anda mem-*clone* project ini, mereka
cukup meng-*copy* file .env.example menjadi .env baru, lalu
menyesuaikan kredensial di laptop mereka masing-masing.